Manifestasi Dasa Darma, Gudep SDN 3 Karanggayam Turun ke Jalan Berbagi Takjil

BANYUMAS -- Gugus Depan pangkalan SDN 3 Karanggayam kembali menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan kepanduan yang progresif melalui aksi sosial di tengah masyarakat.

Pada Rabu, 11 Maret 2026, puluhan anggota Pramuka Penggalang kelas V dan VI dari pangkalan tersebut mengubah area SPBU Lumbir menjadi pusat kegiatan filantropi dengan membagikan ratusan paket takjil gratis.

Dimulai tepat pukul 16.00 WIB, aksi ini menjadi bukti otentik bahwa kurikulum kepramukaan di SDN 3 Karanggayam tidak hanya berhenti pada kecakapan teknis semata, namun telah berhasil melakukan hilirisasi nilai-nilai Dasa Darma menjadi aksi nyata yang menyentuh langsung denyut nadi masyarakat.

Aksi berbagi takjil tersebut dirancang sebagai puncak dari rangkaian integrasi antara kegiatan Pesantren Kilat dan pendidikan kepramukaan yang telah bergulir sejak Senin, 9 Maret 2026.

Sebagai pangkalan yang aktif, SDN 3 Karanggayam memandang bahwa bulan Ramadan adalah momentum emas untuk menguji ketangkasan mental dan empati para anggotanya di luar lingkungan sekolah.

Di bawah koordinasi yang rapi, para penggalang ini dilatih untuk mengelola distribusi logistik sekaligus mengasah keterampilan komunikasi publik saat berinteraksi dengan para pengguna jalan.

Ketua Gugus Depan Putra SDN 3 Karanggayam, Kak Iksan Heriyanto, S.Pd.SD, menegaskan bahwa pangkalan sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk watak siswa melalui pengalaman empiris.

Menurut Kak Iksan, terjunnya siswa ke lapangan merupakan metode pendidikan yang jauh lebih membekas daripada sekadar ceramah teoritis di dalam ruangan.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi erat antara pangkalan dengan Pramuka Peduli Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakann Pramuka Lumbir dalam kegiatan tersebut memastikan setiap anggota dapat menjalankan tugasnya dengan aman, tertib, dan tetap menjaga etika kesopanan di ruang publik yang padat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) SDN 3 Karanggayam, Kak Ade Pahrudin, S.Pd., memberikan apresiasi atas dedikasi para penggalang yang tetap bersemangat menjalankan tugas meski sedang berpuasa.

Kak Ade menyatakan bahwa pangkalan SDN 3 Karanggayam berkomitmen untuk terus menjadikan aksi sosial sebagai instrumen utama dalam mencetak generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan spiritual dan kepekaan sosial.

Pihaknya yakin bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan siswa agar kelak mereka menjadi warga negara yang solutif bagi lingkungannya.

Keberhasilan Gugus Depan dalam membina anggotanya tercermin dari kematangan sikap yang ditunjukkan oleh para siswa saat berhadapan dengan masyarakat. Antusiasme yang meluap menjadi indikator bahwa pendidikan karakter di pangkalan ini berjalan secara organik dan menyenangkan.

Menurut Kak Ade, pendidikan karakter di pangkalan SDN 3 Karanggayam selalu mengedepankan keteladanan dan praktik nyata. Melalui semangat berbagi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap anggota Pramuka di sekolah ini tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepedulian tinggi.

"Pengalaman berharga ini akan terus menjadi agenda wajib setiap tahunnya," ujar Kak Ade.

Lebih lanjut, Kak Ade menyebutkan, aksi berbagi takjil di SPBU Lumbir ini adalah cara pangkalan melatih empati siswa. Ia ingin para pramuka tidak hanya menguasai sandi dan tali-temali, tapi juga cakap dalam bekerja sama dan peduli terhadap sesama.

"Pramuka di SDN 3 Karanggayam harus menjadi pilar yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar," imbuhnya.

Najwa, salah satu pramuka yang ikut aksi berbagi mengaku bangga bisa ikut langsung dalam kegiatan yang menumbuhkan semangat kepedulian ini.

"Tadi sempat grogi saat menyapa pengendara, tapi rasa senang bisa membantu orang lain jauh lebih besar. Semoga apa yang kami berikan dari pangkalan kami bisa membuat orang lain bahagia saat berbuka puasa," ungkapnya.

Melalui sinergi antara nilai-nilai religius dan Dasa Darma, sekolah ini telah membuktikan bahwa Gugus Depan bukan sekadar organisasi formal, melainkan sebuah rumah persemaian kebaikan yang mendidik para anggotanya untuk Rela Menolong dan Tabah.

Pewarta Eko Yuliansor

Kirim Komentar

Previous Post Next Post